Kategori: KBMI ( Kompetisis Bisnis Mahasisiwa Indonesia )
![]() |
PROPOSAL
PROGRAM KOMPETISI BISNIS
MAHASISWA INDONESIA
PEMBUATAN REPLIKA LAMPU TABOT DARI LIMBAH KAYU DAN
SOUVENIR DARI KULIT LANTUNG
Diusulkan oleh:
(Ketua) Fanny noviardi ( F1B016059 )
(Anggota
1) Tri Yuliana Putri ( F1B016057 )
(Anggota
2) Meidita Setya Pratiwi ( F1B016063 )
(Anggota
3) Sitti Khoirani Oktavia ( F1B016059
)
(Anggota
4)……………………
UNIVERSITAS
BENGKULU
BENGKULU
2017/2018
Program
Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia
1.
Judul Bisnis : Pembuatan replika lampu tabot dari
limbah kayu dan
Souvenir
dari kulit lantung
2. Ketua
Pelaksana Kegiatan
a. Nama
Lengkap : Fanny Noviardi
b. NPM : F1B016059
c. Jurusan
: Kimia
FMIPA
d. Perguruan
Tinggi : Universitas
Bengkulu
e. Alamat Rumah :
Jln. Merapi ujung kebun tebeng
f. No.
Telp/HP :
082376012317
g. Alamat
Email :
fannyn578@gmail.com
3. Anggota
Pelaksana Kegiatan : 4 Orang
4. Dosen
Pendamping
a. Nama
Lengkap Dan Gelar : Jarmuji, S.Pt., M.Si.
b. NIDN/NUPN/NIDK
: 197810092005011003
c. Alamat
Rumah : G. Juwita Rt/07
Rw/08 Kel Kandang limun kota
Bengkulu
d. No.
Telp/Hp : 081318603566
5.
Biaya Kegiatan Total
a. Direktorat
Jendral Pembelajaran Dan Kemahasiswaan : Rp.
b. Sumber
Lain ( Sebutkan ) : Rp.
|
Dosen pendamping
Jarmuji, S.Pt., M.Si.
NIP. 197810092005011003
|
Bengkulu, 15 Maret 2018
Ketua Tim Pelaksana
Fanny Noviardi
F1B016059
|
Wakil
Rektor Bidang Kemahasiswaan/Ketua Unit Kewirausahaan
Daftar
Isi
Ringkasan ......................................................................................................................
iv
BAB
I PENDAHULUAN.................................................................................................. 5
1.1. LATAR
BELAKANG..................................................................................... 5
1.2. TUJUAN 6
1.3. MANFAAT...................................................................................................... 6
BAB II DISKRIPSI DAN PROSES PRODUKSI
2.1. DESKRIPSI PRODUK DAN PROSES PRODUKSI 7
2.1.1.
Deskripsi Produk Utama...................................................................... 7
2.1.2. Deskripsi Produk Sampingan .............................................................. 7
2.1.3. Deskripsi Kegiatan ............................................................................. 7
2.1.2. Deskripsi Produk Sampingan .............................................................. 7
2.1.3. Deskripsi Kegiatan ............................................................................. 7
2.2.
PROSES PRODUKSI .................................................................................. 9
2.2.1.
Alat Dan Bahan .................................................................................. 9
2.2.2. Proses Pembuatan................................................................................. 9
2.2.2. Proses Pembuatan................................................................................. 9
2.3.
PELAYANAN PELANGGAN 10
2.4.
PEMASARAN PRODUK ........................................................................... 11
2.4.1. Pemenuhan Kebutuhan Pelanggan..................................................... 11
2.4.2. Marketing Strategy ........................................................................... 11
2.4.1. Pemenuhan Kebutuhan Pelanggan..................................................... 11
2.4.2. Marketing Strategy ........................................................................... 11
2.5.
KEUANGAN................................................................................................. 12
2.5.1. Pertumbuhan Pendapatan................................................................... 12
2.5.2. Efektifitas Dan Efisien Biaya Operasional......................................... 12
2.5.1. Pertumbuhan Pendapatan................................................................... 12
2.5.2. Efektifitas Dan Efisien Biaya Operasional......................................... 12
2.6.
MANAJEMEN BISNIS 14
BAB
III KONDISI KEUANGAN.................................................................................... 15
3.1.
LAPORAN LABA 15
3.1.1. Laporan Pendapatan Perbulan............................................................ 15
3.1.2. Cash Flow 15
3.1.1. Laporan Pendapatan Perbulan............................................................ 15
3.1.2. Cash Flow 15
RINGKASAN
Telah
dilakukan program kreativitas yaitu pembuatan replika lampu tabot dengan
memanfaat kan limbah kayu hasil produksi properti yang ada dikota bengkulu,
program kreativitas ini bertujuan untuk membangkitkan sektor ekonomi bengkulu
memlalui kretivitas dan produk hasil kretivitas dari bengkulu, yang dimana
replika lampu tabot ini dibuat berdasarkan kegiatan adat istiadat yang setiap
tahun rutin diadakan yaitu festival tabot, di program kreativitas kali ini
membuat replika atau miniatur tabot dengan memanfaat kan limbah kayu yang sudah
tak terpakai lagi selain membuat replika tabot untuk produk utama program
kreativitas ini juga membuat produk lain seperti gantungan kunci, pas foto dan
berbagai kreativitas lainnya yang memanfaatkan limbah kayu dan kulit lantung
khas dari bengkulu, dari produk yang dihasil kan dijual dengan harga yang
berpariasi, untuk produk utama yaitu lampu replika tabot yaitu Rp.350.000. dan
untuk produk sampingan diberi harga yaitu, untuk gantungan kunci dijual perbuah
dengan harga Rp.5000 untuk pas foto dijual dengan harga yang berpariasi
tergantung dengan ukuran nya yaitu, 6x8 inci dijual dengan harga Rp.15.000, ukuran
8x10 inci dijual dengan harga Rp.20.000, 11x14 inci dijual dengan harga Rp.
30.000 dan untuk celengan juga dijual dengan harga yang bervariasi yaitu dimulai
dari hargaRp.15.000, Rp. 30.000 dan Rp. 40.000, semua harga untuk barang – barang
sewaktu – waktu akan berubah tergantung dengan harga bahan atau meningkatnya
harga produksi.
Kata
kunci : Replika lampu tabot, pembuatan kreatifitas dari kulit lantung (
gantungan kunci, pas
foto dan celengan).
foto dan celengan).
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.
LATAR BELAKANG
Pemberdayaan
seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta didalam pembangunan menjadi satu
keharusan. Apalagi disaat kondisi nasional yang kian terpuruk dan tidak
menguntungkan secara global, pemberdayaan masyarakat usaha kecil sangat mungkin
untuk mengurangi jumlah kemiskinan dan pengangguran tenaga kerja, apalagi
jumlah pengangguran di negara kita dari tahun ketahun selalu meningkat. Dalam
rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan,
mandiri dan arif maka mahasiswa dituntut untuk dapat mengembangkan kemandirian
melalui kegiatan yang kreatif dan dapat membangun kerjasama tim. Setelah
menamatkan pendidikan di bangku kuliah para mahasiswa diharapkan dapat membuka
usaha sendiri sehingga tidak terus berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil, yang
akhirnya juga dapat menekan angka pengangguran. Membuka usaha sendiri secara
berkelompok sejak dari bangku kuliah akan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan
dan tentu saja dapat membantu meringankan beban orang tua, salah satu
alternatifnya adalah membuat aneka kerajinan tangan khas kota Bengkulu yaitu
memanfaatkan limbah kayu dari hasil produksi properti rumahan untuk membuat
replika lampu tabot diaman tabot sendiri adalah suatu kegiatan adat istiadat
yang ada dibengkulu yang setiap tahun nya kan dilakukan nah dari situlah
mendapatkan ide untuk membuat sebuah inovasi baru yaitu miniatur tabot dengan
memamnfaatkan sisah – sisah limbah kayu yang sudah tak terpakai lagi selain itu
untuk mendongkrak produk utama yaitu replika lampu tabot juga membuat produk
sampingan lain yaitu kerajinan dari kulit lantung yang sedang dilirik para
pengusaha manca negara. Kerajinan tangan dari kulit Lantung, memiliki keunikan
dan ciri khas tersendiri, sehingga banyak digemari dan cukup populer dikalangan
wisatawan dan para remaja. Kerajinan ini sangat unik dan terkesan mahal karena
bahan dasarnya adalah kulit pohon Trap dengan nama latin Arthocarpus elasticus
yang merupakan tumbuhan khas Bengkulu dan lebih terkenal dengan sebutan
Lantung. Pada zaman dahulu, masyarakat pedesaan PKMK-2-2-2 di Bengkulu
menggunakan kulit lantung untuk membantu mendirikan rumah dan kulit lantung
digunakan sebagai tali beronang (sejenis alat pikul khas Bengkulu). Sekarang
ini, bahan dasar kulit pohon Lantung yang telah siap pakai sangat mudah didapat
karena sudah banyak diperdagangkan di pasar-pasar di kota Bengkulu dan harganya
relatif masih sangat murah. Satu helai kulit Lantung yang telah diolah dengan
ukuran 1 x 1 m dapat dibeli dengan harga Rp. 20.000,-. Dari bahan dasar
seukuran 1 m 2 ini dapat dibuat 70 buah gantungan kunci dengan berbagai macam
variasi dan dapat dijual dengan harga Rp.1.000,- sampai 2.500,- per buah, dan
dari kulit Lantung seukuran 1 m 2 juga dapat dibuat 25 buah kartu ucapan yang
dapat dijual Rp. 3.500-4.000,-
sehingga kalau saja hasil kerajinan tangan ini dapat dipasarkan akan dapat
mendatangkan keuntungan Selain dapat dibuat gantungan kunci dan berbagai macam
kartu ucapan, kulit Lantung juga dapat dibuat berbagai macam pajangan seperti
bunga sudut yang dapat dikombinasikan dengan biji-bijian atau tanaman kering,
dapat dibuat pigura foto, nomor rumah, topi, tas dan dapat juga dibuat sebagai
asesoris hand phone.
1.2.
Tujuan
1. Pemanfaatan
limbah kayu untuk pembuatan replika lampu tabot
2. Meningkatkan
kretivitas dan menimbulkan sebuah peluang usaha dibidang kerajinan tangan khas
bengkulu
1.3.
Manfaat
1. Memunculkan
sebuah peluang usaha baru dibidang kreativitas dan kerajinan
2. Menimbulkan
ciri khas baru di bidang souvenir.
BAB II
DESKRIPSI DAN PROSES PRODUKSI
2.1. Deskripsi Produk dan Proses Produksi
Poduk yang
dibuat yaitu ada produk utama dan ada juga produk sampingan sebagai pendongkrak
produk utama, produk utama yaitu replika lampu tabot dan produk sampingan yaitu
gantungan kunci, figura foto dan celengan yang terbuat dari kulit lantung.
2.1.1. Deskripsi
Produk Utama
Lampu
replika tabot, merupakan suatu lampu hias yang terinspirasi dari tradisi
tahunan dikota bengkulu yaitu tabot, pada malam terakhir tabot akan dilakukan
pameran beberapa kendaraan hias tabot yang bervariasi dan juga unik dari
situlah terfikir untuk membuat sebuah miniatur tabot, selain bentuknya unik
lampu ini dapat digunakan sebagai properti hiasa pada ruang tamu dan terutama
pada kamar tidur dan bisa digunakan sebagai lampu tidur.
2.1.2. Deskripi
Produk Sampingan
Produk
sampingan yang dibuat yaitu ada beberapa macam produk seperti
celengan/tabungan,gantungan kuci,pas foto/bingkai foto. Produk – produk ini
terbuat dari kulit lantung yaitu kulit kayu khas yang ada dikota bengkulu,
selain itu dibeberapa bagian produk juga ditambahkan motif – motif yang unik
seperti lukisan bungan dan bahkan ditambahkan motif batik besurek khas
bengkulu.
2.1.3. Deskripsi
Kegiatan
pada
minggu pertama yaitu mencari bahan di tempat – tempat pembuatan properti rumah
tangga atau mebel yaitu dengan melakukan negosiasi kepada pemilik mebel untuk
membeli kayu-kayu sesuai dengan kebutuhan jika sudah kemudian dilanjutkan
dengan mencari kulit lantung dipasar untuk pembuatan produk sampingan jika
semua nya sudah dibeli kemudian bahan – bahan ini diangkut menggunakan mobil,
Bahan – bahan yang telah didapat tadi dijemur untuk menghilangkan kanduangan
air didalam nya agar nanti pada proses pembuatan lebih mudah dan kayu tidak
menyusut yang menyebabkan produk menjadi rusak dan tak tahan lama.
pada
minggu kedua yaitu Bahan – bahan yang telah dijemur tadi dihaluskan bagian
permukaannya ini terkhusus untuk bahan – bahan kayu saja sedangkan untuk kulit
lantung yaitu di pukul – pukul menggunakan palu untuk memperhalus permukaanya
dan mempermuda pada saat pembentukan nanti, lalu setelah semua bahan – bahan
sudah mengalami proses pertama atau tahap pertama, pada proses kedua yaitu
dilakukan penggambaran pola pada bahan – bahan pola – pola ini hanya membentuk
kerangkanya saja dan dipotong mengikuti pola yang telah ada pada kayu dengan
menggunakan gergaji mesin agar hasilnya lebih baik dan pada kulit lantung
dilakukan pemotongan bagian – bagian dengan ukuran – ukuran yang bervariasi.
Pada
minggu ketiga setelah semua bahan telah melalui proses kedua, maka akan masuk
pada proses ketiga yaitu melapisi bahan – bahan dengan menggunakan cat pernis
untuk memunculkan efek alami pada bahan terutama pada kayu selain itu juga
untuk membuat bahan – bahan ini lebih awet dan tidak mudah rusak karena lapuk.
Di
minggu keempat yaitu setelah bahan – bahan itu kering dari cat maka bahan –
bahan ini akan melalui tahap keempat yaitu penyambungan bahan yang telah
dipotong membentuk sebuah pola, dan dilem menggunakan lem kayu setelah proses
perangkaian selesai maka akan terbentuk kerangka yang hampir jadi, khusus untuk
replika lampu tabot dilakukan perangkaian saklar lampu, setelah saklar lampu
terpasang dilakukan pengecekan apakah lampu sudah menyala apa tidak.
Minggu
terakhir yaitu melakukan tahapan terakhir dimana pada lampu replika tabot
dilakukan pemasangan potongan kaca beberapa warna untuk menghasilkan pantulan
cahaya dengan beragam warna dan pada produk sampingan dari kulit lantung
dilakukan penggambaran motif – motif pada bagian – bagian tertentu setelah
melalui tahap ini maka akan dilakukan pengecekan apakah produk yang dihasilkan
mengalami cacat pada bagian tertentu apa tidak jika produk sudah melewati
tahapan ini maka produk ini sudah jadi
dan siap untuk dipasarkan.
2.2. Proses Produksi
2.2.1. Alat
dan Bahan
1. Alat
Adapun alat-alat yang
digunakan pada kegiatan ini adalah
gunting, tang, penggaris besi, pisau karter, gergaji kayu, lemkayu, cat
pernis dan kuas.
2. Bahan
Adapun bahan yang
digunakan yaitu, limbah sisah kayu dari produksi properti rumah tangga dan
bahan yang kedua yaitu kulit kayu lantung yang telah di proses
2.2.2. Proses
pembuatan
1. Proses
produksi produk utama
Produk
utama yang dibuat adalah replika lampu tabot,Pengambilan bahan limbah kayu
Dilakukan pencucian dan penjemuran untuk mengeringkan air hasil dari pencucian,
Setelah itu mulai membuat desain yang telah di buat tadi dibuat pola pola pada
bahan kayu setelah itu potong bagian – bagian yang telah di beri pola tadi, Setelah
semua pola tadi telah terpotong sambungkan bagian – bagian tadi menggunakan lem
kayu, Setelah semua bagian tadi telah tersambung dan membentuk sebuah replika
lampu tabot, Cat kerangka lampu tabot dengan menggunakan cat yang telah
ditentukan kemudian buat rangkaian listrik sesuai dengan paduan, cek bola lampu
yang digunakan hidup atau tidak, Setrelah semua bagian sudah terhubung dan
lampu sudah hidup maka replika lampu tabot sudah siap untuk dipasarkan.
2.
Proses pembuatan produk sampingan
Membuat
Gantungan Kunci
Karton tebal dipotong sesuai dengan model yang
diinginkan misalnya model sendal, Lantung ditempelkan pada karton yang sudah
dibentuk menggunakan lem kayu kemudian dipotong sesuai pola.Selanjutnya untuk
membuat sendal lebih menarik beri tali sendal dengan menggunakan kulit lantung
yang dipotong kecil pada bagian depan sendal, Tempelkan buah-buahan kering pada
bagian depan sendal sebagai hiasan, Sendal atau produk gantungan kunci yang
sudah jadi dihias menggunakan pasta warna untuk memperindahnya,setelah pasta
warna kering induk gantungan kunci dipasang pada bagian depan sendal.
Model Figura Foto Untuk Pajangan
Karton tebal dipotong
sebesar ukuran pos cart dan beri lobang pada bagian tengahnya,Kulit lantung
ditempel pada karton yang sudah dibentuk dengan menggunakan lem kayu, Plastik
kaca ditempel pada bagian tengah bingkai. Buat penyanggah bingkai menggunakan
karton tebal dengan bentuk persegi panjang dan tempel dengan kulit lantung, Tempelkan bingkai foto dibagian atas penyanggah,
Hiasan lain dibuat pada bagian samping bingkai, misalnya membuat pohon dan
menempelkan buah-buahan kering, Bagian belakang figura ditutup dengan
menggunakan kertas warna. Figura dihias dengan menggunakan pasta warna.
Model Celengan
Setelah pasta warna
kering beri pernis untuk memperindah figura,Karton berbentuk tabung dipotong
dengan tinggi 22 cm Beri tutup bagian bawah dengan menggunakan karton tebal, Bagian
atas tabung ditutupdengan menggunakan karton biasa dan beri lobang pada bagian
tengahnya untuk memasukkan koin ke dalam celengan, Kulit lantung ditempel pada
semua bagian karton dengan menggunakan lem kayu. Celengan yang sudah jadi
dihias dengan menggunakan buah-buahan kering dan pasta warna.
2.3.
Pelayanan Pelanggan
Pemasaran
hasil produksi ini masih menitip di tokoh – tokoh souvenir karna belum ada
biaya yang cukup untuk membuat tokoh sendiri atau menyewa ruko pelanggan utama
biasanya anak – anak muda dan ibu rumah tangga kalau anak muda biasanya
digunakan untuk hiasan kamar dan untuk lampu tidur dan kalau ibu – ibu rumah
tangga biasanya digunakan untuk hiasan ruang tamu atau ruang keluarga, untuk
memberikan kepuasan pelanggan agar merasa puas biasanya kami memberikan diskon
20% untuk anak – anak remaja dan untuk ibu rumah tangga kami memberikan diskon
10% lebih besar yaitu 30%, selain memberikan diskon kami juga memberikan jasa
untuk antar kealamat tampa biaya tambahan sedikitpun atau istilah sekarang free
ongkir, untuk pelayanan yang kami berikan pelanggan merasa cukup puas.
2.4.
Pemasaran produk
Untuk
proses pemasaran pelanggan agak merasa sedikit kecewa karna hanya bisa
disekitaran bengkulu saja belum bisa merambah hingga keluar kota bengkulu hal
ini karena proses pecking yang belum bagus karna takut dapat terjadi kerusakan
karena proses pengiriman dan untuk sekarang masih mencari solusi untuk proses
pengiriman keluar kota bengkulu.
2.4.1.
Pemenuhan kebutuhan pelanggan
Dalam proses
pemuasan pelanggan masih menemui permasalahan dibagian pengiriman yang belum
menemui proses packing yang sesuai, namun setelah dilakukan perundingan dan
pemodifikasian untuk menjawab kebutuhan pelanggan yaitu akan di gunakan kardus
yang dipinggir – pinggir kardus tadi diberi sekam atau jerami padi untuk
melindungi dari benturan pada proses pengiriman.
2.4.2.
Marketing Strategy
memasarkan
produk, dimana keberhasilan penjualan suatu produk dipengaruhi oleh kualitas
barang yang dijual dan cara menjualnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
menjual suatu barang adalah kemasan, promosi, dan cara pendristribusiannya.
Promosi sangat diperlukan agar konsumen mengenal produk yang kita buat. Dalam
skala usaha kecil, promosi dapat melalui mulut ke mulut. Cara promosi semacam
ini boleh dibilang kuno namun sampai saat ini masih banyak diterapkan oleh pengusaha.
Cara promosi ini sangat murah, namun perlu waktu cukup lama untuk mengenalkan
produk kita. Sedangkan untuk usaha menengah keatas, Untuk strategi pemasaran
akan merambah ke dunia online yang dimana dizaman semakin banyak orang yang
menggunakan strategi pemasaran dengan online, promosi dapat dilakukan melalui
iklan di media cetak atau elektronik.
konsumen,
melalui pengecer dan melalui distributor. Pada kegiatan ini, produk akan
dipasarkan secara langsung dari mulut ke mulut, dititipkan kepada toko-toko
Souvenir, koperasi-koperasi, dijual sendiri untuk kenang-kenangan pesta
pernikahan dan masyarakat umum lainnya. Supaya kegiatan ini terus berlanjut dan
berkembang maka akan dijajaki pemasaran keluar kota Bengkulu.
2.5. Keuangan
2.5.1. Pertumbuhan
Pendapatan
Pendapatan dari pemasaran cukup
meningkat walau peningkatannya merangkak secara perlahan perhari biasanya produk yang terjual berkisar
antara 2 sampai 10 produk dan untuk perbulan mungkin dapat dirincikan untuk
peningkatan dari bulan Juni tahun 2017 jumlah pendapatan untuk produk yaitu
harga per buah yaitu RP.350.000-.dan terjual sebanyak 90 buah lampu replika
tabot dan didapatkan hasil sebesar RP. 31.500.000-.dan pendapatan meningkat
pada bulan Desember 2017 denganstrategi pemasaran secara online yaitu yaitu
mampu terjual hingga 145 buah lampu replika tabot RP. 50.750.000-. penjualan
dari bulan kebulan cukup signifikan meningkat walau peningkatanya belum terlalu
pesat .
Untuk
produk sampingan biasanya untuk gantungan kunci itu untuk perhari bisa terjual
hingg 10 – 20 buah produk diamana untuk gantungan kunci itu dijual dengan harga
perbuah sebesar RP.5000-. jika di satu hari mencapai penjualan hingga 20
gantungan kunci maka akan mendapat penghasilan sebesar RP.100.000-. Dan untuk
pas foto itu biasanya penjualan perharinya bisa mencapai 8 buah bahkan lebih
ini tergantung dengan hari kalau untuk hari libur biasanya mencapai 15 lebih
produk terjual dan untuk harga tergantung dengan ukuran pas foto dan sulit
mudah nya motif yang ada yaitu untuk ukuran 6x8inci biasanya dijual dengan
harga RP.15.000-. jika terjual sehari hingga 10 produk maka akan didapat
penhasilan RP.150.000-. selain ukuran 6x8inci kami juga membuat ukuran 8x10inci
dengan harga RP.20.000-. dan untuk ukuran 11x14inci dijual dengan harga
RP.30.000. Untuk celengan juga dijual berdasarkan ukuran dan juga motif yang dibuat,
produk celengan juga dibuat tiga ukuran dan dijual dengan harga bergama yaitu
RP.15.000, 30.000 dan 40.000-. penjualan perhari untuk celengan biasanya
terjual hingga 4 – 8 celengan terjual jika sehari saja terjual 8 dengan harga
RP.15.000-. saja maka didapat penhasilan sebesar RP.120.000-. itu untuk yang
harga RP.15.000-.
2.5.2. Efektifitas
dan Efisiensi Biaya Operasional
1. Biaya
Tetap
|
Komponen
|
Justifikasi Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga Satuan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|
Gergaji
|
1
Tahun
|
1
|
Rp.150.000-.
|
Rp.150.000-.
|
|
Gergaji
Mesih
|
1
Tahun
|
2
|
Rp.5.000.000-
|
Rp.10.000.000
|
|
Penghalus
Kayu
|
1
Tahun
|
2
|
Rp.2.500.000-
|
Rp.5.000.000
|
|
Palu
|
1
Tahun
|
5
|
Rp.120.000-
|
Rp.600.000
|
|
Gunting
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.5000-.
|
Rp.10.000-.
|
|
Penggaris
Besi
|
1
Bulan
|
3
|
Rp. 5000-
|
Rp.15.000-.
|
|
Lemkayu
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.100.000-.
|
Rp.200.000-.
|
|
Cat
Pernis
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.150.000-.
|
Rp.300.000-.
|
|
Pisau
Karter
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.2000-.
|
Rp.4000-.
|
|
Tang
|
1
Tahun
|
5
|
Rp.25.000-.
|
Rp.125.000-.
|
|
Lampu
|
1
Bulan
|
150
|
Rp.5000
|
Rp.750.000
|
|
Kaca
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.150.000
|
Rp.300.000
|
|
Sub
Total (RP)
|
Rp. 17.454.000
|
|||
2. Biaya
Variabel
|
Komponen
|
Justifikasi Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga Satuan (Rp)
|
Jumlah
(Rp)
|
|
Limbah
Kayu
|
1
Bulan
|
2
Kubik
|
Rp.250.000
|
Rp.500.000
|
|
Kulit
Kayu Lantung
|
1
Bulan
|
50
Kg
|
Rp.2.000-.
|
Rp.100.000-.
|
|
Listrik
|
1
Tahun
|
12
Bulan
|
Rp.150.000
|
Rp.1.800.000
|
|
Galon
|
1
Bulan
|
5
Galon
|
Rp.4000
|
Rp.20.000
|
|
Tenaga
Kerja
|
1
Tahun
|
3
Orang
|
Rp.400.000
|
Rp.1.200.000
|
|
Sewa
Ruko
|
1
Tahun
|
-
|
Rp.20.000.000
|
Rp.20.000.000
|
|
Listrik
|
1
Tahun
|
12
Bulan
|
Rp.150.000
|
Rp.1.800.000
|
|
Bensin
Mobil
|
1
Bulan
|
50
Liter
|
Rp.8700
|
Rp.435.000
|
|
Sub
Total (Rp)
|
Rp.25.855.000
|
|||
2.6.
Manajemen Bisnis
Pengelolaan
bisnis ini dilakukan dengan tiga tim yaitu pembagian untuk tim - tim pertaman
yang bertugas sebagai pencari bahan produksi tim kedua yaitu bertugas dibagian
desain, pembuatan produk dan perangkaian kelistrikan pada replika lampu tabot
dan untuk tik ketiga yaitu bertugas untuk menjual produk,mempromosikan baik
dari online maupun secara manual dan juga bertugas mengatarkan barang ketempat
tujuan ( khusus daerah bengkulu ) dan juga proses pengiriman ( diluar kota
bengkulu ).
Untuk
sekarang semua tim bisnis puas akan kinerja dari masing – masing tim dan untuk
kedepan nya telah merancang produk baru yaitu memodifikasi produk lama yaitu
replika lampu tabot dengan penambahan kaca yaitu penambahan beberapa kaca pada
produk agar lebih menarik dan yang kedua replika lampu tabot ini akan dimasukan
kedallam kaca berbentuk persegi empat untuk membuat penampilan nya lebih
menarik lagi.
BAB
III
KONDISI
KEUANGAN
3.1. Laporan laba
3.1.1. laporan pendapatan perbulan
|
Komponen
|
Jumlah Barang Terjual
|
Harga Perbuah
|
Jumlah Pendapatan
|
|
Replika Lampu Tabot
|
90
|
Rp.
350.000-.
|
Rp.
31.500.000-.
|
|
Gantungan Kunci
|
20
|
RP.
5000-.
|
Rp.
100.000-.
|
|
Figura Foto
|
18
|
RP.
30.000-.
|
Rp.
540.000-.
|
|
Celengan
|
10
|
RP.
40.000-.
|
Rp.
400.000-.
|
|
SUB TOTAL ( Rp )
|
Rp.
Rp. 32.540.000-.
|
||
3.1.2. Cash Flow
|
Biaya Penyusutan
|
Komponen
|
Justifikasi Pemakaian
|
Kuantitas
|
Biaya Penyusutan Perbulan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|||
|
Biaya
Tetap
|
Gergaji
|
1
Tahun
|
1
|
Rp.12.500
|
Rp.12.500
|
|||
|
Gergaji
Mesih
|
1
Tahun
|
2
|
Rp. 416.666
|
Rp. 833.332
|
||||
|
Penghalus
Kayu
|
1
Tahun
|
2
|
Rp. 208.333
|
Rp. 416.666
|
||||
|
Palu
|
1
Tahun
|
5
|
Rp.10.000
|
Rp.50.000
|
||||
|
Gunting
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.5000
|
Rp.10.000
|
||||
|
Penggaris
Besi
|
1
Bulan
|
3
|
Rp.5000
|
Rp.15.000
|
||||
|
Lemkayu
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.100.000
|
Rp.200.000
|
||||
|
Cat
Pernis
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.150.000
|
Rp.300.000
|
||||
|
Pisau
Karter
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.2000
|
Rp.3000-.
|
||||
|
Tang
|
1
Tahun
|
5
|
Rp. 2.083
|
Rp. 10.415
|
||||
|
Lampu
|
1
Bulan
|
150
|
Rp. 5000
|
Rp. 750.000
|
||||
|
Kaca
|
1
Bulan
|
2
|
Rp.150.000
|
Rp.300.000
|
||||
|
|
Sub
Total (Rp)
|
Rp. 2.900.913
|
||||||
|
|
||||||||
|
Biaya
Variabel
|
Limbah
Kayu
|
1
Bulan
|
2
Kubik
|
Rp.250.000
|
Rp.500.000
|
|||
|
Kulit
Kayu Lantung
|
1
Bulan
|
50
Kg
|
Rp.250.000-.
|
Rp.250.000-.
|
||||
|
Air
|
1
Tahun
|
1
Bulan
|
Rp.150.000
|
Rp.150.000
|
||||
|
Galon
|
1
Bulan
|
5
Galon
|
Rp.4000
|
Rp.20.000
|
||||
|
Tenaga
Kerja
|
1
Tahun
|
3
Orang
|
Rp.400.000
|
Rp.1.200.000
|
||||
|
Sewa
Ruko
|
1
Tahun
|
1
Bulan
|
Rp.
1.666.666
|
Rp.
1.666.666
|
||||
|
Listrik
|
1
Tahun
|
1
Bulan
|
Rp.
150.000
|
Rp.
150.000
|
||||
|
Bensin
Mobil
|
1
Bulan
|
50
Liter
|
Rp.8700
|
Rp.435.000
|
||||
|
Sub
Total (Rp)
|
Rp.
4.371.666
|
|||||||
|
|
||||||||
|
Pendapatan Perbulan
|
Komponen
|
Jumlah Barang Terjual
|
Harga
Perbuah
|
Jumlah
Pendapatan
|
||||
|
Replika Lampu Tabot
|
90
|
Rp.350.000
|
Rp.
31.500.000
|
|||||
|
Gantungan Kunci
|
20
|
Rp.5000
|
Rp.100.000
|
|||||
|
Figura Foto
|
18
|
Rp.30.000
|
Rp.540.000
|
|||||
|
Celengan
|
10
|
Rp.40.000
|
Rp.400.000
|
|||||
|
Sub Total (Rp)
|
Rp.32.540.000
|
|||||||
Laba
= Pendapatan – ( Penyusutan Biaya Variabel + Penyusutan Biaya Tetap )
= Rp. Rp.32.540.000 – (Rp. 2.900.913 + Rp. 4.371.666
)
= Rp.32.540.000– Rp.7.272.579
= Rp. 25.267.421-.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar